Menanggapi permintaan Pemprov Jatim, Sekjen Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina untuk menjamin ketersediaan pasokan, tidak hanya di level depo atau Fuel Terminal, tetapi langsung hingga ke tingkat SPBU.
Sebagai langkah konkret percepatan pemulihan distribusi di Jawa Timur, Kementerian ESDM menyiapkan tiga strategi darurat:
- Penambahan Pasokan: Mengirimkan pasokan BBM tambahan menggunakan kapal tanker ke berbagai depo di Jatim.
- Penguatan Armada: Mengerahkan tambahan 21 unit mobil tangki melalui skema spot charter.
- Jam Operasional Nonstop: Memperpanjang jam operasional depo BBM menjadi 24 jam penuh.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah daerah di Jawa Timur dan mengembalikan stabilitas penyaluran BBM bersubsidi dalam waktu singkat. (ivan)