Menurut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memperkuat sinergi dengan NU melalui berbagai program pembangunan.
Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta kehidupan sosial dan keagamaan.
“Banyak hal yang bisa dikolaborasikan,” katanya.
Khofifah menilai NU memiliki posisi strategis dalam perjalanan pembangunan Jawa Timur. Organisasi tersebut juga dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga ketahanan sosial serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Karena itu, Khofifah mengingatkan pentingnya menjaga persatuan setelah proses pemilihan dalam Muktamar ke-35 NU selesai.
“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari dinamika organisasi, tetapi setelah keputusan diambil, mari bersama-sama menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah,” tuturnya.