Sementara itu, Akazawa menilai kerja sama energi antarnegara menjadi semakin penting di tengah ketidakpastian geopolitik global. Jepang, kata dia, telah menyiapkan cadangan energi strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dalam menghadapi berbagai kemungkinan krisis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas dukungannya terhadap izin ekspor Liquefied Natural Gas (LNG) ke Jepang. Pemerintah Jepang, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan berbagai proyek kerja sama energi dengan Indonesia.
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah penyelesaian Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Legok Nangka sebagai bagian dari kemitraan strategis kedua negara.