Ia menyebut sektor manufaktur masih menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
Emil juga mengungkapkan angka potensi PHK sebanyak 4.400 pekerja merupakan hasil pemetaan Disnakertrans Jatim yang telah dirinci berdasarkan perusahaan. Data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyusun strategi mitigasi agar dampak terhadap tenaga kerja dapat ditekan semaksimal mungkin.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Emil, akan terus memantau perkembangan situasi sekaligus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan perlindungan terhadap pekerja tetap menjadi prioritas. (ivan)