Khofifah Pastikan Bantuan Jatim untuk Korban Gempa NTT Terus Bertambah

parlemen | 21 Agustus 2026 18:47

 

Menurut Khofifah, respons Jawa Timur terhadap bencana gempa NTT telah dilakukan secara bertahap sejak 16 Agustus 2026. Pada tahap awal, BPBD Jawa Timur mengirimkan tujuh personel untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan awal di wilayah terdampak.

 

Dukungan kemudian dilanjutkan pada 17 Agustus 2026 pagi. Setelah pelaksanaan apel renungan suci, Pemprov Jatim mengirimkan 8,4 ton bantuan menuju Ende yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup berat dan memiliki konektivitas dengan kawasan Labuan Bajo.

 

Pada hari yang sama, Jawa Timur juga mengirimkan tenaga medis dan paramedis beserta obat-obatan. Mereka kemudian bergabung dengan layanan kesehatan dan rumah sakit setempat untuk membantu penanganan masyarakat terdampak.

 

Selain bantuan kebutuhan dasar, pengiriman tahap terbaru juga memperkuat dukungan sektor kesehatan. Obat-obatan yang dikirim telah disesuaikan dengan kebutuhan medis berdasarkan hasil identifikasi tim dokter Jawa Timur yang sebelumnya telah berada di lokasi bencana.

 

“Dari mereka dilakukan identifikasi apa saja kebutuhan obat. Sekarang ini kita bawa obat-obat cukup banyak sesuai kebutuhan yang dimaksud,” kata Khofifah.