Meski begitu, Yusuf memastikan Dispendik terus mencari solusi terbaik. Salah satunya dengan memanfaatkan kelas yang jam belajarnya lebih singkat, seperti kelas 1 dan 2, agar bisa bergantian dengan rombel lain.
“Tahun ini ada 15 SDN yang akan direnovasi. Mulai dari renovasi kecil hingga penambahan ruang kelas,” tegas Yusuf.
Dengan renovasi bertahap, Pemkot Surabaya berharap persoalan ruang kelas dapat segera teratasi. Sehingga, seluruh siswa bisa kembali belajar di pagi hari tanpa harus bergantian shift. (ivan)