SEMARANG, PustakaJC.co - Kafilah Jawa Timur mengakhiri perjuangan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 dengan menempati posisi empat besar. Jatim mengoleksi 99 poin, sama dengan Provinsi Aceh.
MTQ Nasional XXXI resmi ditutup di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026) malam.
Berdasarkan hasil akhir yang diumumkan dalam penutupan, Kalimantan Timur berada di posisi pertama dengan perolehan 288 poin. Jawa Tengah menyusul di posisi kedua dengan 208 poin, sedangkan DKI Jakarta menempati posisi ketiga dengan 134 poin. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (20/9/2026).
Sementara itu, Jawa Timur dan Aceh sama-sama mengumpulkan 99 poin sehingga berada di posisi keempat.
Capaian tersebut menjadi hasil dari keikutsertaan Kafilah Jawa Timur dalam berbagai cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional XXXI. Ajang tersebut mempertemukan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dalam kompetisi seni, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diikuti sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi. Seluruh rangkaian perlombaan digelar di 12 arena dengan mempertandingkan delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori.
Dukungan terhadap perjuangan Kafilah Jatim juga ditunjukkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Ady Karyono hadir dalam acara penutupan mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov Jatim terhadap para peserta yang telah membawa nama Jawa Timur dalam ajang MTQ tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pengembangan kategori dalam MTQ menjadi salah satu bagian dari inovasi penyelenggaraan musabaqah Al-Qur’an.
Pengembangan tersebut, kata dia, masih dapat dilakukan pada penyelenggaraan MTQ di masa mendatang.
MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi arena kompetisi antarkafilah, tetapi juga menjadi ruang pertemuan peserta dari berbagai daerah untuk memperkuat syiar dan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Kafilah Jawa Timur membawa pulang capaian peringkat keempat bersama Aceh. Hasil tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengembangan prestasi di bidang Al-Qur’an di Jawa Timur. (ivan)