SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengimbau seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri untuk tidak menggelar kegiatan outing class atau Kegiatan Tengah Semester (KTS) ke luar daerah. Sekolah diarahkan untuk mengoptimalkan berbagai destinasi wisata edukasi dan ruang publik yang ada di Kota Pahlawan.
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menegaskan bahwa Surabaya memiliki fasilitas dan destinasi yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran siswa di luar kelas. Selain efisiensi jarak, pemanfaatan destinasi lokal dinilai efektif untuk mengenalkan sejarah, lingkungan, serta potensi daerah kepada peserta didik. Dilansir dari jawapos.com, Rabu, (21/10/2026).
“Ada kurikulum yang namanya outing class atau KTS. Nah, itu kami mengimbau bahwa di Surabaya ini tidak kurang tempat untuk explore,” ujar Febrina, Rabu, (21/10/2026).
Febri menjelaskan, Dispendik telah berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), untuk menyediakan pilihan lokasi pembelajaran yang relevan.
Beberapa destinasi lokal yang direkomendasikan antara lain kawasan Kota Lama Surabaya, Kebun Raya Mangrove, hingga Hutan Kota Jeruk di Lakarsantri. Lokasi-lokasi tersebut dinilai ideal bagi siswa untuk mempelajari sejarah, keanekaragaman alam, dan pelestarian lingkungan secara langsung.
“Kalau di SD dan SMP negeri sudah kita maksimalkan untuk kegiatan di Surabaya. Ada tempat-tempat tertentu yang kita kolaborasikan dengan dinas terkait,” tambahnya.
Sebagai langkah pengawasan, Dispendik Surabaya mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan SD atau SMP negeri yang tetap mengagendakan KTS ke luar kota. Laporan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pihak sekolah.
“Kenapa kita harus keluar kota kalau kita punya potensi ini. Kalau ternyata di SD atau SMP negeri ada pihak sekolah yang mengajak ke luar kota, silakan laporkan ke kami,” tegas Febri. (ivan)