TKA Jatim Dimulai dan Khofifah Minta Sekolah Antisipasi Gangguan Listrik Serta Internet

pendidikan | 26 Oktober 2026 07:43

TKA Jatim Dimulai dan Khofifah Minta Sekolah Antisipasi Gangguan Listrik Serta Internet
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan TKA. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring bagi 438.126 siswa SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur resmi dimulai pada Senin, (26/10/2026). Ujian berbasis komputer ini dijadwalkan berlangsung hingga Minggu, (8/11/2026) mendatang.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya kesiapan teknis di setiap sekolah. Ia mengimbau seluruh pihak terkait untuk memastikan sarana pendukung seperti komputer, pasokan listrik, dan jaringan internet dapat berfungsi optimal selama ujian berlangsung. Dilansir dari kompas.com, Senin, (26/10/2026).

 

“Pastikan komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang tes, serta proktor dan teknisi benar-benar siap. Siapkan langkah antisipasi dan jalur pelaporan yang jelas agar setiap kendala dapat segera ditangani,” ujar Khofifah pada Senin, (26/10/2026).

 

 

 

Khofifah juga mengingatkan para siswa agar tidak merasa terbebani secara berlebihan oleh pelaksanaan TKA. Ia berpesan agar peserta ujian tetap tenang, percaya diri, serta mengedepankan nilai-nilai kejujuran.

 

“Jangan pernah merasa bahwa masa depan kalian hanya ditentukan oleh angka hasil ujian. Setiap anak memiliki kecerdasan, kelebihan, dan potensi yang berbeda. Yang terpenting adalah berusaha sungguh-sungguh dan mengerjakan dengan jujur,” tambahnya.

 

Menanggapi arahan Gubernur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mencegah potensi gangguan teknis yang dapat memecah konsentrasi siswa.

 

 

 

Sebagai langkah antisipasi krisis daya, sekolah yang menyelenggarakan TKA secara mandiri diminta menyiagakan uninterruptible power supply (UPS) pada server dan komputer proktor. Selain itu, pihak sekolah juga dianjurkan menyediakan generator set (genset) cadangan jika memungkinkan.

 

TKA sendiri diselenggarakan sebagai instrumen pemetaan dan penilai capaian akademik siswa, yang hasilnya dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi pendidikan ke jenjang berikutnya. (ivan)