Tinjau Pelaksanaan TKA 2026 di SMKN 8 Malang, Gubernur Khofifah Pastikan Sarpras Aman dan Bakar Semangat Siswa

pendidikan | 27 Oktober 2026 08:23

Tinjau Pelaksanaan TKA 2026 di SMKN 8 Malang, Gubernur Khofifah Pastikan Sarpras Aman dan Bakar Semangat Siswa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di SMK Negeri 8 Malang, Senin, (26/10/2026). (dok kominfo)

MALANG, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di SMK Negeri 8 Malang, Senin, (26/10/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang ujian sekaligus memberikan motivasi langsung kepada para peserta.

 

Selain memantau jalannya ujian di lokasi, Gubernur Khofifah juga menyapa seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur secara daring. Ia mengingatkan para peserta untuk menghadapi TKA dengan tenang, percaya diri, dan senantiasa menjunjung tinggi kejujuran. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (27/10/2026).

 

"TKA bukan sekadar penilaian angka, melainkan bagian dari proses belajar untuk mengenali potensi dan mempersiapkan masa depan (academic achievement). Kerjakan dengan fokus, berikan kemampuan terbaik, dan jangan lupa memohon doa restu orang tua," tutur Khofifah di hadapan para siswa.

 

 

 

Gubernur menekankan bahwa kelancaran TKA sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknis di tiap sekolah. Oleh karena itu, ia menginstruksikan pihak penyelenggara untuk menjamin keamanan jaringan listrik, memobilisasi genset sebagai antisipasi pemadaman, serta memastikan sistem konektivitas internet berjalan aman tanpa hambatan.

 

Pelaksanaan TKA 2026 tingkat Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2026. Tercatat sebanyak 438.126 siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur terdaftar sebagai peserta.

 

Khusus di SMKN 8 Malang, ujian diikuti oleh 391 siswa dari empat jurusan kompetensi keahlian, yakni Teknik Mekatronika, Teknik Elektronika Industri, Rekayasa Perangkat Lunak, serta Teknik Komputer dan Jaringan.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah juga membagikan tumbler kepada para siswa sebagai pesan edukasi untuk mendorong gaya hidup ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

 

Kepala SMKN 8 Malang, Suryanto, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran serta dukungan moral yang diberikan oleh Kepala Daerah Jatim tersebut.

 

"Alhamdulillah, suatu kehormatan Ibu Gubernur bersedia hadir untuk memantau anak-anak, memberikan semangat, serta memberikan doa. Mudah-mudahan TKA tahun 2026 ini berjalan dengan sebaik-baiknya dan memberikan hasil yang terbaik," ujar Suryanto.

 

 

 

 

 

Soroti Capaian Vokasi Internasional

 

Di sela peninjauan, Khofifah turut mengapresiasi capaian lulusan pendidikan vokasi Jawa Timur di kancah internasional. Berdasarkan data per Mei 2026, sebanyak 4.915 lulusan SMK asal Jawa Timur tercatat telah mengikuti program magang atau bekerja di luar negeri.

 

Angka tersebut mengungguli akumulasi lulusan SMK dari gabungan seluruh wilayah Indonesia di luar Jawa Timur yang tercatat sebanyak 3.600 orang.

 

Menurut Khofifah, pencapaian ini membuktikan daya saing tenaga kerja muda asal Jatim di pasar global. Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kompetensi pendidikan vokasi agar semakin banyak lulusan yang mampu meraih peluang karir internasional di masa depan. (ivan)