JAKARTA, PustakaJC.co – Terbatas fisik bukan berarti terbatas karya. Suharto (56) atau akrab disapa Cing Ato, guru MTsN 5 Jakarta, membuktikannya. Sejak 1996, ia mengabdikan diri di dunia pendidikan dan kini telah menulis 26 buku, sebagian bersama rekan guru dan muridnya.
Divonis mengidap Guillain-Barré Syndrome (GBS) pada 2018, Cing Ato sempat lumpuh total selama 18 bulan. Namun semangatnya tak pernah padam. Dengan mikrofon, proyektor, dan laptop, ia tetap aktif mengajar dari kursi roda. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (23/10/2025).
“Saya selalu mencari cara agar tidak bergantung pada orang lain,” ujarnya, Rabu,(22/10/2025).
Menulis menjadi terapi sekaligus jalan hidupnya. Ia menulis setiap hari, bahkan menjadikan rasa sakit sebagai sumber inspirasi.
“Menulis itu terapi. Saat menulis, saya lupa dengan rasa sakit,” katanya.
Kini, ketekunannya menular. Banyak guru dan siswa di MTsN 5 Jakarta ikut menulis buku berkat bimbingannya.
“Melihat saya menulis, rekan dan murid ikut bersemangat berkarya,” ujarnya.
Cing Ato telah meraih berbagai penghargaan, termasuk Guru Inspiratif Jakarta. Kalimat yang selalu ia pegang:
“Menulislah setiap hari, dan lihatlah apa yang terjadi.” (ivan)