KH. As’ad Syamsul Arifin

Jejak Sakti Dari Hutan Angker Sukorejo hingga Lahirnya Pesantren Besar di Indonesia

tokoh | 29 Oktober 2025 10:06

 

Beberapa gubuk sederhana didirikan sebagai rumah, musala, dan asrama santri. Dari sinilah, perjalanan panjang pesantren dimulai.

 

Awalnya, KH. Syamsul Arifin masih bolak-balik dari Madura ke Jawa untuk berdakwah. Barulah pada tahun 1914, kegiatan pesantren berjalan penuh, dan tahun itu pula ditetapkan sebagai tahun berdirinya Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

 

KH. As’ad Syamsul Arifin lahir di Makkah tahun 1897 dan wafat di Situbondo pada 4 Agustus 1990.

 

Beliau merupakan keturunan Bindoro Saud, Bupati Sumenep abad ke-18, yang juga masih nasab dengan Sunan Kudus, salah satu Wali Songo.