Ribuan santri dari berbagai daerah menimba ilmu di pesantren ini — meneladani semangat KH. As’ad Syamsul Arifin yang berjuang, berilmu, dan berkhidmat untuk negeri.
Dari hutan sunyi menjadi pusat peradaban.
Dari seorang kiai sakti lahir ribuan santri hebat.
(int)