Kita sebagai bagian rakyat yang menderita dipaksa harus bangga; karena disaat bangsa lain sibuk memikirkan masa depan kemanusiaan, kita lebih sibuk memastikan siapa yang akan "mati" secara politik besok pagi.
Teruskanlah tradisi saling merusak ini. Jangan khawatir soal rakyat; mereka sudah cukup terhibur dengan drama politik, bahkan jika harga beras harus dibayar dengan harga diri yang terus merosot.
Mari kita rayakan kiamat moral ini dengan gaya yang paling elegan.
Vivat Greed! Vivat Politika! Majulah terus hingga tak ada lagi yang tersisa untuk diperebutkan, selain puing-puing peradaban yang lupa cara mencintai rakyatnya sendiri. salam_gregetan. (ed: int)