Tak hanya itu, pada 1964, Presiden Soekarno menunjuknya sebagai Dekan pertama Fakultas Teknik UI. Ia juga mendirikan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), menjadikannya pelopor pendidikan teknik swasta di Indonesia.
Selain akademisi, Roosseno juga aktif di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Perhubungan, menunjukkan kiprahnya yang luas di bidang pembangunan nasional.
Roosseno wafat pada 15 Juni 1996, namun namanya tetap abadi sebagai tokoh besar di balik kemajuan konstruksi Indonesia. Bahkan, jasanya diabadikan dalam perangko nasional pada 2003. (int)