Pemikiran Keislaman

Mengenal Gus Awis Ulama Tafsir yang Memadukan Tradisi dan Pemikiran Kontemporer

tokoh | 26 Juli 2026 14:02

Mengenal Gus Awis Ulama Tafsir yang Memadukan Tradisi dan Pemikiran Kontemporer
Kiai Muhammad Afifuddin Dimyathi. (dok nuonline)

JOMBANG, PustakaJC.co – Kiai Muhammad Afifuddin Dimyathi atau yang akrab disapa Gus Awis merupakan salah satu ulama tafsir Indonesia yang dikenal memiliki kedalaman keilmuan dalam studi Al-Qur’an. Berasal dari lingkungan pesantren, ia berhasil memadukan tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan akademik modern untuk menjawab berbagai persoalan umat di era kontemporer.

 

Lahir di Jombang pada 7 Mei 1979, Gus Awis merupakan putra KH Ahmad Dimyathi, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum periode 2009–2016 sekaligus Mursyid Tariqah Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah. Ibunya, Nyai Hj Muflihah, merupakan putri KH Ahmad Marzuki Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Langitan periode 1971–2000. Dilansir dari nu.or.id, Minggu, (26/7/2026).

 

Sejak kecil, Gus Awis menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Ia mengawali pendidikan formal di MIN Rejoso, kemudian melanjutkan ke MTs PK Darul Ulum, MA Keagamaan Negeri Jember, hingga memperdalam hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta.

 

Semangat menuntut ilmu membawanya melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, mengambil bidang Tafsir pada Fakultas Ushuluddin. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia meraih gelar magister di Khartoum International Institute for Arabic Language, Sudan, dan menyelesaikan program doktor di Neelain University.