Seniman Indonesia

Mengenal Nasirun Perupa yang Memadukan Tradisi Spiritualitas dan Kritik Sosial

tokoh | 01 Agustus 2026 18:23

Mengenal Nasirun Perupa yang Memadukan Tradisi Spiritualitas dan Kritik Sosial
Seniman Nasirun. (dok nuonline)

YOGYAKARTA, PustakaJC.co - Kabar duka menyelimuti dunia seni rupa Indonesia dengan wafatnya seniman asal Yogyakarta, Nasirun, pada Sabtu, (1/8/2026) pukul 05.58 WIB dalam usia 60 tahun. Kepergiannya meninggalkan jejak panjang sebagai salah satu perupa yang dikenal konsisten menghadirkan karya-karya berciri khas, memadukan tradisi, spiritualitas, dan kritik sosial.

 

Nasirun lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 1 Oktober 1965. Pada 1983, ia merantau ke Yogyakarta untuk menempuh pendidikan seni dengan memilih jurusan kriya. Keputusan tersebut dilandasi ketertarikannya terhadap perkembangan batik kontemporer Indonesia yang saat itu dipelopori oleh Bambang Kuntoro. Dilansir dari nu.or.id, Minggu, (1/8/2026).

 

Dalam wawancara program Menjadi Indonesia yang ditayangkan NU Online pada Juni 2026, Nasirun mengungkapkan bahwa pilihannya mengambil jurusan kriya bukan karena dianggap lebih mudah, melainkan karena bidang tersebut menuntut ketekunan dalam proses berkarya.

 

“Saya masuk Jogja, sebelumnya bukan seni yang memantik saya, melainkan salah satunya lahirnya batik kontemporer Indonesia oleh Bambang Kuntoro. Jadi pilihan saya berubah, saya mengambil kriya. Kriya bukan sebagai jurusan yang kurang kritis, melainkan menuntut ketekunan dalam berkarya,”ujarnya.