Ketika ditanya mengenai dukungannya kepada Abdullah, Raja’ menegaskan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadinya.
Keteladanan Raja’ juga terlihat ketika ia dipercaya mengawal pembangunan Kubah Batu atau Dome of the Rock dan Masjid Baitul Maqdis bersama Yazid bin Salam. Proyek tersebut berlangsung pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan.
Khalifah memberikan dukungan dana yang besar agar pembangunan tempat suci tersebut menggunakan bahan dan kualitas terbaik. Setelah pembangunan selesai, Raja’ dan Yazid menemukan masih terdapat sisa anggaran sebesar 100.000 dinar emas.
Keduanya kemudian melaporkan sisa anggaran tersebut kepada khalifah dan menyerahkan penggunaannya kepada pemerintah. Abdul Malik kemudian menawarkan sisa dana itu sebagai hadiah atas keberhasilan mereka menyelesaikan pembangunan.