Bahkan pada hari Sabtu menjelang wafatnya, Kiai Asyhari masih sempat mengaji bersama para kiai dan tokoh NU Sleman pada pagi hari, sebelum akhirnya dilarikan ke ruang ICU RSUP Dr. Sardjito pada siang harinya.
Semangat dan keteguhan KH Asyhari Abta meninggalkan iktibar berharga bagi umat: untuk tidak mudah menyerah atau mengeluh, serta memandang setiap tantangan fisik dan kehidupan sebagai wadah perjuangan berdakwah. (ivan)