Rekam Jejak Pengabdian

Profil Singkat KH Muhammad Adnan, Tokoh NU Jateng yang Meninggal Dunia di Semarang

tokoh | 08 Oktober 2026 08:04

Profil Singkat KH Muhammad Adnan, Tokoh NU Jateng yang Meninggal Dunia di Semarang
KH Muhammad Adnan, Ketua PWNU Jawa Tengah Dua Periode. (dok nuonline)

 

SEMARANG, PustakaJC.co - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah. Salah satu putra terbaiknya, KH Muhammad Adnan, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu, (7/10/2026) malam di ruang ICU Rumah Sakit Samsoe Hidajat, Semarang.

 

Kepastian berpulangnya almarhum pertama kali dikonfirmasi oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, KH Anashom, sekitar pukul 20.48 WIB. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (8/10/2026).

 

"Mohon sampaikan, Kiai (Hanif Ismail), Kiai Adnan wafat," ujar Kiai Anashom saat mengabarkan pesan duka tersebut.

Kerabat dekat almarhum, Ahmad Jauhari, yang mendampingi di rumah sakit juga membenarkan kabar tersebut.

 

 

"Iya, ini saya ada di lokasi, di ICU RS Samsoe Hidajat," jelas Jauhari.

 

 

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak

 

KH Muhammad Adnan dikenal sebagai figur intelektual santri yang memadukan kedalaman ilmu agama dan kepakaran akademis. Selama hidupnya, ia mendedikasikan diri dalam berbagai peran strategis, di antaranya:

 

  1. Pemimpin PWNU Jawa Tengah Dua Periode Almarhum dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah selama dua periode berturut-turut, yakni pada 2003–2008 dan 2008–2013. Kepemimpinannya dikenal menyejukkan, inklusif, dan konsisten memperkuat kaderisasi jam'iyyah NU di level akar rumput.
  2. Dosen dan Akademisi FISIP Undip Selain aktif di organisasi keagamaan, Kiai Adnan merupakan dosen senior di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Sebagai akademisi di bidang ilmu politik, pemikirannya kerap menjadi rujukan dalam isu-isu dinamika politik, keagamaan, hingga toleransi sosial.
  3. Pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Di tengah kesibukan organisasi dan akademis, almarhum mengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan yang bertempat di Tembalang, Semarang. Melalui pesantren ini, Kiai Adnan menanamkan nilai-nilai keislaman rahmatan lil 'alamin serta wawasan kebangsaan kepada para santrinya.

 

Rencana Pemakaman

 

Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di kompleks Pondok Pesantren Kebangsaan, Jalan Mulawarman Timur RT 03/RW 02, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

 

Berdasarkan konfirmasi dari pihak keluarga dan pengurus NU setempat, prosesi pemakaman almarhum KH Muhammad Adnan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, (8/10/2026) pukul 10.00 WIB di Semarang. (ivan)