Reog Ponorogo Jadi Ujian Indonesia di UNESCO, Pelestarian Tak Boleh Berhenti pada Seremoni

wisata | 03 Juli 2026 18:31

 

Selain pendataan, pelestarian juga perlu diperkuat melalui pendidikan, pendampingan komunitas, dukungan ekonomi kreatif, digitalisasi dokumentasi, hingga kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku budaya, dan masyarakat.

 

Keanggotaan Indonesia di Komite Antarpemerintah UNESCO dinilai membuka peluang lebih besar untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan pelindungan warisan budaya dunia. Namun, keberhasilan tersebut pada akhirnya akan diukur dari kemampuan Indonesia menjaga budaya lokal tetap hidup di tengah perubahan zaman.

 

Bagi Jawa Timur, Reog Ponorogo kini tidak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga simbol komitmen Indonesia dalam menjalankan amanah dunia untuk melestarikan warisan budaya takbenda secara berkelanjutan.

(int)