Jatim Siapkan Raka Raki 2026 Jadi Mitra Strategis Pariwisata

wisata | 09 Agustus 2026 07:39

Jatim Siapkan Raka Raki 2026 Jadi Mitra Strategis Pariwisata
Suasana Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 di Aston Gresik Hotel dan Conference Center, Jumat, (7/8/2026). (dok kominfo)

GRESIK, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan Raka Raki Jawa Timur 2026 sebagai mitra strategis dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Peran tersebut diarahkan tidak hanya untuk mempromosikan destinasi, tetapi juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

 

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026 di Aston Gresik Hotel dan Conference Center, Jumat, (7/8/2026).

 

Adhy mengatakan, Pemilihan Raka Raki Jawa Timur tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk mendapatkan gelar duta wisata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses kaderisasi generasi muda agar mampu menjadi mitra pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata. Dilansir darj kominfojatim.go.id, Minggu, (9/8/2026).

 

“Pemilihan Raka-Raki pada malam ini bukanlah sekadar kompetisi atau penobatan, bukanlah suatu ajang gengsi untuk memperoleh juara. Lebih dari itu adalah sebuah proses kaderisasi generasi muda untuk menjadi mitra strategis pemerintah,” ujar Adhy.

 

 

Ia menilai, generasi muda mempunyai posisi penting dalam membangun citra positif Jawa Timur. Potensi kebudayaan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif daerah dinilai membutuhkan peran anak muda yang mampu mengemas dan mempromosikannya sesuai perkembangan zaman.

 

Karena itu, keberadaan Raka Raki diharapkan tidak berhenti setelah malam penganugerahan. Para duta wisata terpilih didorong untuk terus mengambil peran dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak.

 

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, turut mengapresiasi konsistensi Jawa Timur dalam membina talenta muda melalui Pemilihan Raka Raki Jawa Timur.

 

Menurutnya, ajang tersebut dapat menjadi ruang pembentukan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi, tetapi juga karakter, wawasan budaya, dan kepedulian terhadap perkembangan pariwisata.

 

“Pemilihan Raka Raki Jawa Timur sebagai wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, berwawasan budaya, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan sektor pariwisata,” katanya.

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, mengatakan pembinaan terhadap peserta Raka Raki dilakukan secara komprehensif.

 

Ia menjelaskan, Pemilihan Raka Raki Jawa Timur tidak hanya berorientasi pada penentuan duta wisata, tetapi menjadi bagian dari pembinaan dan penyiapan talenta muda yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap pembangunan pariwisata.

 

“Pemilihan Raka Raki Jawa Timur bukan sekadar ajang pemilihan duta wisata, lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wahana pembinaan dan penyiapan talenta muda Jawa Timur yang memiliki kepedulian, kapasitas dan komitmen,” ujarnya.

 

Menurut Evy, pendekatan Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2026 diperkuat dengan sejumlah aspek kompetensi. Peserta mendapatkan pembekalan yang mencakup kepemimpinan, komunikasi publik, digital branding, hingga aksi nyata di tengah masyarakat.

 

Penguatan tersebut menjadi penting karena promosi pariwisata saat ini tidak hanya mengandalkan promosi konvensional. Generasi muda memiliki ruang yang besar untuk memperkenalkan destinasi, budaya, ekonomi kreatif, dan berbagai potensi daerah melalui platform digital.

 

 

Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2026 sendiri merupakan penyelenggaraan ke-28. Ajang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul di bidang kebudayaan dan pariwisata sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan daerah.

 

Pada malam penganugerahan, Raka Akhdan Wibisono dari Kabupaten Malang dan Raki Deninta Vasthy Berlian dari Kota Surabaya dinobatkan sebagai Pemenang Utama Raka Raki Jawa Timur 2026.

 

Selain pemenang utama, sejumlah kategori atribut turut diberikan, di antaranya Raka-Raki Persahabatan, Berbusana Terbaik, Berbakat, dan Inspiratif.

 

Grand Final Raka Raki Jawa Timur 2026 juga dimeriahkan parade duta wisata dari berbagai daerah di Indonesia. Perwakilan duta wisata yang hadir di antaranya Abang None DKI Jakarta, Mojang Jajaka Jawa Barat, Mas Mbak Jawa Tengah, serta Dimas Diajeng Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kehadiran para duta wisata tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring promosi kebudayaan dan pariwisata antardaerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi dalam memperkenalkan potensi wisata masing-masing daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Melalui Raka Raki Jawa Timur 2026, Pemprov Jatim menempatkan generasi muda bukan hanya sebagai penerima gelar duta wisata, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan pariwisata yang memiliki kapasitas, kreativitas, dan ruang untuk berkontribusi secara nyata. (ivan)