Kalender Hijriah Bukan Rekayasa Islam Ini Asal Mulanya

bumi pesantren | 30 Juni 2025 08:20

Nama Syawwal mengacu pada perilaku unta betina yang menolak kawin karena kelelahan. Karena itulah, masyarakat Jahiliah dulu menghindari pernikahan di bulan ini—sebuah mitos yang ditepis oleh Nabi Muhammad dengan menikahi Aisyah pada bulan tersebut.

Dua bulan terakhir, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah, adalah bagian dari bulan-bulan suci. Dzulqa’dah berarti duduk atau berhenti, saat peperangan dilarang dan suku-suku kembali menetap. Sedangkan Dzulhijjah, sudah digunakan untuk menyebut masa ibadah haji bahkan sebelum Islam datang, meski ritualnya kala itu berbeda.

Setelah Islam hadir, nama-nama bulan ini tidak diubah. Yang dilakukan adalah memberi makna spiritual baru. Islam menyucikan kembali Muharram, menetapkan puasa di Ramadhan, menegaskan makna damai di Rajab, dan mengatur kembali ibadah haji di Dzulhijjah sesuai ajaran tauhid.