Para kiai berharap seluruh proses Muktamar berlangsung secara jujur, adil, terbuka, dan bermartabat sehingga siapa pun yang terpilih memiliki legitimasi yang kuat dan pihak yang tidak terpilih dapat menerima hasilnya dengan lapang dada.
Muktamar yang bermartabat, menurut seruan tersebut, bukanlah Muktamar yang memastikan kemenangan seseorang, melainkan Muktamar yang menjaga kehormatan seluruh pihak dan mengutamakan kemenangan Nahdlatul Ulama. (ivan)