Karena itu, proses pengusulan AHWA diharapkan terbebas dari transaksi, mobilisasi yang tidak patut, tekanan, maupun praktik lain yang dapat merendahkan kemuliaan AHWA dan kehormatan para ulama.
Keempat, para kiai menyampaikan keprihatinan terhadap munculnya penggalangan dukungan terhadap daftar calon AHWA tertentu jauh sebelum Muktamar.
Menurut mereka, apabila dilakukan dengan cara yang menyimpang dari nilai keulamaan, akhlak, dan tradisi NU, pengondisian tersebut berpotensi menggeser pemilihan AHWA dari musyawarah keulamaan menjadi arena mobilisasi politik dan transaksi dukungan.