WSU Australia Gandeng Pemkot Surabaya Kembangkan Sistem Lalu Lintas

surabaya | 21 Agustus 2026 07:48

WSU Australia Gandeng Pemkot Surabaya Kembangkan Sistem Lalu Lintas
Eri Cahyadi (kanan) menerima kunjungan Western Sydney University di ruang kerjanya. (dok jatimpos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kerja sama internasional dengan Western Sydney University (WSU) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan berbagai sektor pembangunan kota, termasuk sistem transportasi dan lalu lintas, di Surabaya, Kamis, (20/8/2026).

 

Western Sydney University merupakan perguruan tinggi yang berbasis di wilayah Sydney Barat, New South Wales, Australia. Di Surabaya, WSU Indonesia berlokasi di Pakuwon Tower dan kini memperluas kolaborasi dengan Pemkot Surabaya dalam sejumlah bidang. Dilansir dari jatimpos.co, Jumat, (21/8/2026).

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kerja sama dengan WSU tidak hanya berfokus pada hubungan akademik, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Menurutnya, WSU akan terlibat dalam sejumlah program, mulai dari pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), bidang kesehatan, hingga pengembangan sistem transportasi dan lalu lintas.

 

“Western Sydney ini menjadi contoh bagaimana kampus bisa menjadi bagian untuk memajukan ekonomi, memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan banyak hal lainnya,” kata Eri.

 

 

Sejumlah bidang menjadi fokus kolaborasi kedua pihak, di antaranya riset dan inovasi, pengembangan sistem transportasi melalui Surabaya Intelligent Transport System (SITS), pendidikan inklusif, pendampingan UMKM, serta penguatan tata kelola perkotaan.

 

Kolaborasi di sektor transportasi dinilai memiliki potensi strategis. Pasalnya, Sydney dikenal sebagai tempat pengembangan Sydney Coordinated Adaptive Traffic System (SCATS), sistem manajemen lalu lintas adaptif yang telah diterapkan di berbagai kota di dunia.

 

Provost Western Sydney University Debora Sweeney mengatakan, pihaknya merasa terhormat dapat memperkuat kemitraan dengan Pemkot Surabaya. Ia menyebut Surabaya telah menjadi bagian penting bagi keberadaan WSU di Indonesia.

 

“Kami sangat beruntung dapat menandatangani MoU dengan Wali Kota dan Pemerintah Kota Surabaya. Western Sydney University telah berada di Surabaya. Surabaya adalah rumah kami di Indonesia,” ujar Debora.

 

 

 

Ia menegaskan, WSU ingin membangun kemitraan jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu fokusnya adalah pendampingan UMKM untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas serta mengembangkan bisnis.

 

“Surabaya, seperti wilayah kami di Sydney, memiliki banyak usaha kecil dan menengah. Kami ingin bermitra dengan pemerintah daerah untuk mendukung UMKM, membantu pertumbuhan mereka dan mendukung kebutuhan mereka untuk berkembang ke tahap berikutnya,” katanya.

 

Debora menambahkan, penandatanganan MoU menjadi langkah awal dalam implementasi berbagai program bersama. Setelah kesepakatan tersebut, WSU dan Pemkot Surabaya akan menyusun bentuk kolaborasi yang dapat segera diwujudkan dalam program konkret.

 

“MoU ini sudah dimulai karena kami telah menandatanganinya. Sekarang kami melakukan perencanaan dan dalam waktu dekat akan terlihat hasil dari kolaborasi yang lebih erat ini,” ujarnya.

 

Ia berharap kemitraan antara WSU dan Pemkot Surabaya terus berkembang sehingga perguruan tinggi asal Australia tersebut dapat semakin menjadi bagian dari masyarakat Surabaya dan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi serta keberlanjutan kota. (ivan)