Eri menjelaskan, kendati sosialisasi terkait batas penutupan jalan hingga pukul 10.00 WIB sebenarnya telah dilakukan jauh-jauh hari, kendala penumpukan kendaraan masih terjadi di lapangan. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berencana memperkuat penempatan personel untuk mengarahkan pengguna jalan ke rute alternatif.
"Jadi pengendara tidak sampai telanjur masuk ke jalur yang ditutup dan akhirnya terjebak. Kami akan menguatkan jumlah petugas di lapangan," tegasnya.
Ia juga menegaskan skala prioritas kebijakan penutupan jalan. Menurut Eri, tindakan menghentikan arus lalu lintas secara total hanya diberlakukan untuk kategori marathon yang melibatkan pelari internasional. Untuk ajang lari reguler tanpa peserta mancanegara, penutupan jalan tidak akan diberlakukan.