Bakteri Shigella dysenteriae yang ada dalam buah maja dapat mengikat sel-sel di usus besar sehingga menyebabkan diare, demam, dan sakit perut. Orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, rentan sekali terkena infeksi bakteri tersebut.
Namun, penelitian dalam jurnal PloS ONE memaparkan, kandungan lektin yang diisolasi dari buah maja mengakibatkan bakteri shigella kurang menempel pada sel usus besar. Hal ini dapat menimbulkan perlindungan yang cukup baik terhadap infeksi. (int)