Tak Pernah Sepi, Warung Sembilang Pak Kasan Jadi Ikon Kuliner Pesisir Manyar Gresik

kuliner | 17 Januari 2026 20:22

Tak Pernah Sepi, Warung Sembilang Pak Kasan Jadi Ikon Kuliner Pesisir Manyar Gresik
Kuliner Ikan Sembilang di Warung Pak Kasan, Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Gresik. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Warung Ikan Sembilang Pak Kasan di Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, tak pernah kehilangan pembeli. Meski hanya berupa warung sederhana, kuliner legendaris ini selalu menjadi buruan pecinta masakan khas pesisir, terutama saat jam makan siang hingga sore hari.

 

Warung yang telah berdiri puluhan tahun tersebut dikenal dengan menu andalan ikan sembilang kuah kuning. Deretan kendaraan yang terparkir di sekitar warung menjadi pemandangan sehari-hari, menandakan ramainya pengunjung yang datang silih berganti. Dilansir dari gresiksatu.com, Sabtu, (17/1/2026).

 

Dari sejumlah menu yang tersedia, kepala ikan sembilang menjadi bagian paling favorit dan cepat habis. Bahkan, tak jarang pelanggan harus memesan lebih dulu melalui sambungan telepon agar kebagian.

 

 

 

Salah satu pelanggan, Nidhom, warga Desa Peganden, Kecamatan Manyar, mengaku hampir selalu singgah ke warung ini saat mendapat tugas di wilayah Gresik utara.

 

“Kalau ada kerjaan di daerah Pantura, dekat Manyar, pasti mampir ke sini. Siang atau sore hari paling pas makan di sini,” ujar Nidhom, Sabtu, (17/1/2026).

 

Menurut Nidhom, cita rasa ikan sembilang kuah kuning di Warung Pak Kasan memiliki keunikan tersendiri.

 

“Rasanya pedas, ada asam-asamnya, bumbunya kuat. Gurih dan segar, bikin selera makan langsung naik,” katanya.

 

 

 

Selain soal rasa, suasana sekitar warung juga menjadi daya tarik. Letaknya yang berdekatan dengan aliran Bengawan Solo dan area tambak membuat pengunjung menikmati hembusan angin sepoi-sepoi saat bersantap.

 

Sementara itu, Tina, putri Pak Kasan yang kini membantu mengelola warung, menyebut usaha kuliner tersebut telah berjalan cukup lama.

 

“Kalau tahunnya lupa, tapi kurang lebih sudah sekitar 20 tahunan berjualan di sini,” ucapnya.

 

 

 

Setiap harinya, Warung Sembilang Pak Kasan bisa menghabiskan hingga 100 ekor ikan sembilang, terutama saat akhir pekan atau hari libur.

 

“Buka mulai jam 07.00 WIB. Kalau ikannya banyak bisa sampai jam 15.00. Tapi kadang jam 12.00 atau 13.00 sudah habis. Kalau hari libur biasanya ramai dan selalu habis,” tambah Tina.

 

Untuk harga, seporsi ikan sembilang bagian badan dibanderol Rp25 ribu. Sementara bagian kepala dijual mulai Rp50 ribu hingga Rp70 ribu, tergantung ukuran.

 

 

 

Warung ini berada di jalur Manyar–Bungah. Dari exit Tol Manyar, pengunjung dapat lurus melewati Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE. Sebelum Jembatan Sembayat, terdapat gapura Desa Karangrejo di sisi kanan jalan. Akses jalan bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat hingga mentok di lokasi Warung Sembilang Pak Kasan.

 

Sebagai informasi, ikan sembilang merupakan ikan laut yang bentuknya menyerupai lele atau sidat. Ikan ini kaya protein, asam lemak omega 3, kalsium, serta berbagai nutrisi lain yang baik bagi kesehatan. (ivan)