SURABAYA, PustakaJC.co — Sayur sop dikenal sebagai menu rumahan yang sederhana, segar, dan bergizi. Namun, kesalahan umum saat memasak sering membuat sayuran jadi terlalu lembek alias overcooked. Kuncinya ada pada urutan memasukkan bahan.
Memasak sop tidak sekadar merebus semua bahan sekaligus. Setiap sayuran memiliki tingkat kematangan berbeda, sehingga waktu memasaknya pun tidak sama. Jika salah urutan, tekstur dan kandungan nutrisi bisa berkurang. Dilansir dari gresiksatu.com, Sabtu, (2/5/2026).
Prinsip dasarnya sederhana: sayuran keras dimasak lebih dulu, sementara yang lunak dimasukkan terakhir.
Pertama, masukkan sayuran keras seperti wortel dan kentang saat air atau kaldu sudah mendidih. Kedua bahan ini membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit agar matang sempurna tanpa hancur.
Setelah mulai empuk, tambahkan sayuran tingkat sedang seperti brokoli dan jagung. Cukup dimasak 5–7 menit agar tetap segar dan tidak kehilangan rasa manis alaminya.
Selanjutnya, masukkan sayuran hijau seperti buncis dan kol menjelang akhir. Waktu memasaknya singkat, hanya sekitar 2–3 menit, agar teksturnya tetap renyah.
Terakhir, tambahkan pelengkap seperti tomat dan seledri sekitar 1–2 menit sebelum api dimatikan. Cara ini menjaga aroma tetap segar dan tidak layu.
Dengan urutan yang tepat, sayur sop tidak hanya enak, tetapi juga tetap bernutrisi dan menggugah selera. Kesalahan kecil dalam timing bisa membuat hasil akhir jauh berbeda. Jadi, jangan asal rebus—atur urutannya. (ivan)