Bukan Es atau Minuman Dingin, Warga Korea Justru Lawan Cuaca Panas dengan Sup Mendidih Ini

kuliner | 16 Juni 2026 18:46

 

Filosofi tersebut ternyata juga mendapat dukungan dari sejumlah penelitian. Salah satunya studi Universitas Ottawa yang menyebut minuman atau makanan hangat dapat membantu tubuh mengaktifkan mekanisme pendinginan alami melalui produksi keringat.

 

Saat keringat menguap, panas tubuh ikut terlepas sehingga tubuh dapat terasa lebih sejuk dibandingkan setelah mengonsumsi minuman dingin.

 

Menurut Lee, filosofi yi yeol chi yeol tidak hanya diterapkan dalam urusan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari cara pandang masyarakat Korea dalam menghadapi tantangan hidup.

 

Masyarakat Korea cenderung memilih menghadapi masalah secara langsung dibanding menghindarinya, sebagaimana mereka menghadapi musim panas dengan semangkuk sup panas.