Bukan Es atau Minuman Dingin, Warga Korea Justru Lawan Cuaca Panas dengan Sup Mendidih Ini

kuliner | 16 Juni 2026 18:46

 

Keunikan lain dari samgyetang adalah kebiasaan masyarakat Korea mengonsumsinya justru saat musim panas, terutama ketika memasuki periode sambok atau hari-hari terpanas dalam kalender tradisional Korea.

 

Tradisi tersebut berangkat dari filosofi "yi yeol chi yeol" yang memiliki makna melawan panas dengan panas.

 

Warga Busan, Lee Chungmin, mengatakan masyarakat Korea percaya makanan panas dapat membantu tubuh beradaptasi dengan suhu lingkungan yang tinggi sekaligus menjaga energi tetap stabil.

 

"Sewaktu kecil orang tua saya selalu mengajak makan samgyetang saat musim panas untuk mendapatkan kekuatan tambahan," katanya.