SURABAYA, PustakaJC.co - Ayam bumbu rujak menjadi salah satu hidangan tradisional khas Jawa Timur yang masih digemari hingga kini. Sajian ini menawarkan perpaduan cita rasa gurih, pedas, dan manis yang meresap ke dalam daging ayam, sehingga cocok disajikan sebagai menu makan siang maupun hidangan spesial saat acara keluarga.
Berbeda dengan namanya, ayam bumbu rujak tidak menggunakan bumbu rujak buah. Istilah “rujak” merujuk pada karakter rasa bumbunya yang menyerupai sambal rujak, dengan perpaduan cabai, bawang, gula merah, asam Jawa, serta aneka rempah yang dimasak hingga kental dan meresap. Dilansir dari detik.com, Selasa, (4/8/2026).
Warna merah kecokelatan menjadi ciri khas masakan ini. Warna tersebut berasal dari cabai merah yang dipadukan dengan gula merah sehingga menghasilkan rasa pedas yang seimbang dengan sentuhan manis.
Ayam bumbu rujak dapat dibuat menggunakan ayam kampung, ayam pejantan, maupun ayam negeri. Setelah dimasak hingga bumbu meresap, ayam juga dapat dipanggang di dalam oven atau di atas bara arang agar teksturnya lebih kering dan aroma rempahnya semakin kuat.