SURABAYA, PustakaJC.co - Buah pir umumnya disantap langsung atau diolah menjadi jus. Namun, ada cara lain yang cukup unik untuk menikmati buah ini, yakni dengan mengukusnya hingga lembut dan disajikan dalam kondisi hangat.
Pir kukus menawarkan sensasi berbeda karena tekstur buah yang biasanya renyah berubah menjadi lembut dan juicy setelah melalui proses pengukusan. Olahan ini juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati buah dengan cara yang tidak biasa. Dilansir dari detik.com, Sabtu, (28/8/2026).
Resep pir kukus cukup sederhana dan hanya membutuhkan beberapa bahan. Mengutip Kimchimari.com, bahan yang diperlukan antara lain satu buah pir, satu sendok makan merica utuh, sepertiga cangkir madu, serta tiga buah jujube dates atau kurma merah Korea.
Untuk membuatnya, terlebih dahulu buang biji jujube dates, kemudian iris atau cincang daging buahnya hingga halus.
Selanjutnya, potong bagian atas buah pir beserta batangnya untuk dijadikan penutup. Keruk bagian tengah pir untuk mengeluarkan biji dan sebagian dagingnya. Sisakan daging buah sekitar dua sentimeter agar pir tetap kokoh selama dikukus.
Masukkan merica utuh, daging pir hasil kerukan, irisan jujube dates, dan madu ke dalam bagian tengah buah pir.
Setelah itu, siapkan kukusan. Pir dapat dimasak menggunakan kukusan biasa maupun pressure rice cooker. Letakkan pir di dalam kukusan, kemudian tutup kembali menggunakan potongan bagian atas buah yang telah disisihkan.
Jika menggunakan pressure rice cooker, pir dapat dikukus dengan mode steam selama sekitar 30 menit. Sementara itu, penggunaan kukusan biasa di atas kompor membutuhkan waktu kurang lebih satu jam atau hingga daging pir menjadi sangat lembut.
Proses pemanasan membuat tekstur pir berubah secara signifikan. Daging buah yang semula padat dan renyah menjadi lembut dengan kandungan air yang tetap terasa saat disantap.
Rasa manis alami pir juga menjadi lebih terasa setelah dikukus. Perpaduan madu, jujube dates, dan rempah memberikan cita rasa yang berbeda dari sajian pir pada umumnya.
Pir kukus bukan sekadar kreasi kuliner baru. Sajian buah hangat semacam ini telah dikenal dalam tradisi kuliner sejumlah negara Asia Timur, termasuk Tiongkok dan Korea.
Bagi yang bosan mengonsumsi buah dengan cara yang sama, pir kukus dapat menjadi alternatif sederhana. Sajian ini cocok dinikmati hangat sebagai kudapan maupun makanan penutup. (ivan)