Kesepian Berkepanjangan Bisa Ganggu Kesehatan Otak, Ahli Ingatkan Pentingnya Interaksi Sosial

gaya hidup | 26 Juni 2026 20:45

Dr. Bahrani mengibaratkan hubungan sosial sama pentingnya bagi otak seperti olahraga bagi tubuh. Percakapan, pengalaman bersama, dan hubungan sosial yang terus terjalin dinilai mampu mengaktifkan berbagai jaringan kognitif di dalam otak.

Sementara itu, ahli neurologi Apollo Speciality Hospitals Chennai, Dr. Sreenivas UM, mengatakan penelitian terbaru juga mengaitkan kesepian dengan meningkatnya risiko demensia.

Ia menjelaskan, kesepian dapat memicu perubahan struktural pada otak, khususnya di area yang mengatur memori, penalaran, kemampuan berpikir, dan pengambilan keputusan. Kondisi tersebut juga dapat memperburuk gejala pada penderita stroke, epilepsi, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, maupun demensia.

Meski demikian, para ahli menegaskan kesepian bukan kondisi yang permanen karena otak memiliki kemampuan beradaptasi. Mereka menyarankan membangun hubungan sosial yang bermakna, menekuni hobi, mempelajari keterampilan baru, rutin berolahraga, serta aktif dalam kegiatan komunitas untuk menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif dalam jangka panjang. (nov)