SURABAYA, PustakaJC.co - Tren gaya hidup sehat terus bermunculan di media sosial. Salah satu yang mencuri perhatian sepanjang 2026 adalah nonnamaxxing, sebuah konsep hidup yang terinspirasi dari kebiasaan sederhana para nenek di Italia. Istilah ini berasal dari kata nonna yang berarti nenek dalam bahasa Italia dan merujuk pada pola hidup yang mengutamakan makanan alami, aktivitas fisik ringan, serta hubungan sosial yang erat.
Popularitas nonnamaxxing meningkat setelah sejumlah konten di media sosial menampilkan aktivitas khas kehidupan pedesaan Italia, mulai dari memasak resep keluarga, berkebun, membuat pasta sendiri, hingga mengurangi waktu menatap layar gawai. Tren tersebut mendapat sambutan luas dari generasi muda yang mulai merasa lelah dengan ritme kehidupan modern yang serba cepat. Dilansir dari tirto.id, Jumat, (10/7/2026).
Fenomena ini tidak hanya menawarkan estetika kehidupan tradisional yang hangat, tetapi juga mencerminkan keinginan banyak orang untuk kembali menjalani hidup yang lebih sederhana dan bermakna. Di tengah meningkatnya stres dan kelelahan digital, aktivitas sehari-hari yang dekat dengan alam dianggap mampu memberikan ketenangan dan keseimbangan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup semacam itu memang memiliki manfaat kesehatan. Kebiasaan berjalan kaki setiap hari, mengonsumsi makanan segar, serta menjaga interaksi sosial yang baik menjadi faktor penting yang ditemukan pada masyarakat dengan usia panjang di berbagai wilayah dunia, termasuk Sardinia di Italia yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan angka harapan hidup tertinggi.
Penelitian terhadap para lansia berusia lebih dari 100 tahun di Italia juga menemukan bahwa mereka umumnya tetap aktif secara fisik dan sosial. Selain mengikuti pola makan Mediterania yang kaya sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, mereka juga menjaga hubungan dekat dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Meski demikian, para pengamat mengingatkan agar tren ini tidak hanya dipahami sebagai gaya hidup estetik yang populer di media sosial. Kehidupan para nenek di masa lalu juga diwarnai berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan ekonomi hingga tuntutan sosial yang berat. Karena itu, nilai utama yang perlu diambil bukan sekadar tampilan visualnya, melainkan kebiasaan hidup sehat yang dijalankan secara konsisten.
Salah satu sosok yang menjadi inspirasi adalah Licia Fertz, perempuan Italia berusia 96 tahun yang tetap aktif menjalani berbagai kegiatan. Menurutnya, usia bukan alasan untuk berhenti menikmati hidup. Ia percaya bahwa menjaga semangat, tetap bersosialisasi, dan melakukan aktivitas yang disukai merupakan kunci untuk menua dengan sehat.
Pada akhirnya, nonnamaxxing menjadi pengingat bahwa kebiasaan sederhana yang telah dijalani generasi terdahulu masih relevan hingga saat ini. Pola makan sehat, aktivitas fisik yang rutin, serta hubungan sosial yang hangat dapat menjadi fondasi penting untuk hidup yang lebih seimbang dan berkualitas. (ivan)