2. Redam Bising dengan Earplug Berkualitas
Batas toleransi kebisingan di dalam kabin sering kali tidak disadari. Breus menyarankan penggunaan earplug yang mampu menurunkan tingkat kebisingan (Noise Reduction Rating) hingga 32 desibel.
Dukungan senada disampaikan Molly Atwood, Asisten Profesor dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins. Atwood merekomendasikan penyumbat telinga berbahan dasar silikon atau dempul (putty) agar lebih fleksibel dan efektif menekan stimulasi suara yang dapat mengejutkan otak saat fase relaksasi.
3. Hindari Strategi Sengaja Begadang
Banyak penumpang sengaja memangkas waktu tidur malam sebelum keberangkatan dengan harapan bisa langsung terlelap di pesawat. Pelatih tidur Kelly Murray menilai metode ini sebagai kekeliruan fatal.
Kelelahan ekstrem justru memicu lonjakan hormon kortisol (hormon stres) dan memicu respons fight-or-flight pada sistem saraf. Dampaknya, tubuh justru menjadi terlalu tegang (overstimulated) dan makin sulit mencapai fase deep sleep.