“Saya tidak yakin yang tega merusak Grahadi itu orang Jawa Timur. Saya percaya masyarakat Jatim baik. Mereka boleh orasi, mengkritik, menyampaikan pendapat, tapi tidak akan tega merusak warisan budaya,” tegas Gubernur jatim itu.
Sebagai informasi, bagian barat kompleks Grahadi terbakar saat kericuhan massa pada 30 Agustus lalu. Gedung bersejarah ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang wajib dilindungi. (ivan)