Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto, menambahkan bahwa saat ini hanya tersisa pekerjaan minor yang akan diselesaikan hingga akhir kontrak 31 Desember 2025.
“Untuk keamanan, kami sudah menyiapkan pengaturan lalu lintas dengan water barrier, lampu, rambu sementara, hingga personel di titik strategis sebagai mitigasi longsor,” jelas kepala BBPJN Jawa Timur–Bali itu.
Jalur Gumitir dikenal sebagai jalur strategis satu-satunya di lintas selatan Jawa Timur yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi. Dengan selesainya preservasi ini, jalur tersebut diharapkan lebih aman, nyaman, serta mendukung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. (ivan)