Hadapi Arus Nataru, Dishub Jatim Kerahkan Ribuan Armada dan Personel

pemerintahan | 19 Desember 2025 18:56

Hadapi Arus Nataru, Dishub Jatim Kerahkan Ribuan Armada dan Personel
Kadishub Jatim, Nyono memberikan statemen persiapan Nataru, Jumat, (19/12/2025) usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025. (dok bhirawa)

SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur menyatakan kesiapan penuh menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Ribuan armada transportasi serta personel gabungan dikerahkan demi menjamin perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

 

Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan, persiapan pengamanan angkutan Nataru telah dilakukan sejak jauh hari melalui perencanaan operasi yang terukur. Berdasarkan proyeksi nasional, pergerakan masyarakat diperkirakan naik 2,71 persen, dengan Jawa Timur menjadi salah satu tujuan utama. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Jumat, (19/12/2025).

 

“Pergerakan keluar Jawa Timur sekitar 14 jutaan orang, sementara yang masuk mencapai 16 jutaan. Artinya, arus masuk lebih besar,” ujar Nyono usai mengikuti Upacara Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Halaman Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jumat, (19/12/2025).

 

 

Ia menilai tingginya arus masuk tersebut menunjukkan Jawa Timur masih menjadi magnet mudik, wisata, dan aktivitas ekonomi akhir tahun. Peningkatan juga terjadi pada penggunaan angkutan umum selama 18 hari masa Nataru, yang mencapai 17 persen.

 

“Penumpang bus sekitar 3,6 juta, kereta api 3,2 juta, disusul angkutan penyeberangan, udara, dan moda lainnya,” jelasnya.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dishub Jatim menyiagakan lebih dari 6.300 unit bus, hampir 100 trainset kereta api, 241 trip angkutan penyeberangan, 55 kapal laut, serta lebih dari 200 pesawat di tujuh bandara di Jawa Timur.

 

“Secara keseluruhan, kami siap menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru,” tegas Nyono.

 

 

 

Dishub Jatim memprediksi puncak arus Natal terjadi pada 24 Desember, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 4 Januari. Sebanyak 6.000 personel gabungan dari Dishub Provinsi dan Dishub 38 kabupaten/kota diterjunkan, serta posko pelayanan didirikan di titik-titik strategis, mulai terminal, bandara, hingga pelabuhan penyeberangan.

 

Pengawasan juga difokuskan pada kawasan wisata yang berpotensi padat, mencakup 10 destinasi wisata mancanegara dan 10 wisata nusantara. Ramp check kendaraan dilakukan intensif sejak November hingga 2 Januari.

 

“Kami cek langsung kondisi kendaraan, mulai rem, lampu, wiper, hingga kelengkapan lainnya, apalagi ini musim hujan,” ungkap Nyono.

 

Dengan kesiapan armada, personel, dan pengawasan ketat, Dishub Jatim berharap penyelenggaraan angkutan Nataru 2025 berjalan tertib dan aman, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. (ivan)