Rupiah Hampir Rp17.000, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Tetap Kuat

pemerintahan | 20 Januari 2026 05:52

Rupiah Hampir Rp17.000, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Tetap Kuat
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kompleks Parlemen. (dok suarasurabaya)

JAKARTA, PustakaJC.co – Nilai tukar rupiah sempat melemah hingga menyentuh Rp16.955 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, (19/1/2026). Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis rupiah akan segera menguat, menandakan ketahanan ekonomi Indonesia tetap kuat.

 

Purbaya menekankan bahwa pergerakan rupiah sangat dipengaruhi oleh fundamental ekonomi. Salah satu indikator positif adalah kinerja pasar modal, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high) di level 9.133,87. Dilansir dari suarasurabaya.net, Selasa, (20/1/2026).

 

“IHSG All Time High. Naiknya indeks pasti ada aliran modal asing yang masuk. Jadi tinggal menunggu waktu saja rupiah menguat karena suplai dolar akan bertambah,” jelas Purbaya saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

 

 

Menkeu juga membantah anggapan bahwa pelemahan rupiah terkait penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Menurutnya, kekhawatiran pasar soal independensi bank sentral tidak beralasan.

 

Selain faktor domestik, pengamat pasar mata uang Ibrahim Assuaibi menilai tekanan rupiah juga dipengaruhi sentimen global. Ancaman tarif 10 persen dari Presiden AS Donald Trump terhadap delapan negara Eropa yang menentang rencana akuisisi Greenland, serta keraguan pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve dua kali tahun ini, menjadi pemicu tekanan mata uang.

 

Meski ada sentimen global, Purbaya menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan, sehingga nilai tukar rupiah diproyeksikan kembali menguat dalam waktu dekat.

 

Pada penutupan perdagangan di Jakarta, rupiah melemah 68 poin atau 0,40 persen dari posisi sebelumnya Rp16.887 menjadi Rp16.955 per dolar AS. (ivan)