Jatim Siaga Dampak Geopolitik, Khofifah Ajak Bupati/Wali Kota Susun Strategi

pemerintahan | 27 Maret 2026 10:52

 

Menurutnya, tantangan global harus dijawab dengan penguatan ketahanan daerah sekaligus peningkatan kapasitas adaptasi.

 

“Tantangan hari ini bukan hanya soal bertahan, tetapi bagaimana menjadikan Jawa Timur sebagai daerah yang resilien, adaptif, dan mampu menangkap peluang di tengah dinamika global,” tegasnya.

 

Sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, Jawa Timur mencatat kontribusi 25,29 persen terhadap ekonomi Pulau Jawa dan 14,40 persen terhadap nasional. Pada 2025, PDRB Jawa Timur mencapai Rp3.403,17 triliun dengan pertumbuhan ekonomi 5,33 persen, ditopang sekitar 23,8 juta penduduk bekerja.

 

Kinerja investasi juga menunjukkan tren positif. Jawa Timur berkontribusi 7,5 persen terhadap nasional dan menempati posisi ketiga. Pada triwulan IV 2025, investasi tumbuh 31,6 persen secara kuartalan dan meningkat 11,4 persen secara tahunan.

 

Di sektor logistik, Jawa Timur berperan sebagai simpul distribusi nasional. Pelabuhan Tanjung Perak melayani 24 dari 41 rute tol laut dan menyuplai hampir 80 persen logistik ke 19 provinsi di Indonesia Timur, didukung tujuh bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ruas jalan tol.