Jawa Timur juga menjadi lumbung pangan nasional dengan produksi padi dan beras tertinggi di Indonesia. Cadangan beras pemerintah tercatat mencapai 825,36 ton, tertinggi secara nasional, serta didukung populasi ternak terbesar.
“Maka menjaga ketahanan pangan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis. Jawa Timur harus menjadi penopang ketahanan pangan nasional,” kata Khofifah.
Untuk memperkuat ketahanan tersebut, Pemprov Jatim mengembangkan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir melalui peningkatan produksi, optimalisasi lahan, percepatan penyaluran pupuk bersubsidi, serta penguatan distribusi lewat program Jatim Agro-Hub.
Stabilisasi harga dilakukan melalui operasi pasar dan pasar murah di 38 kabupaten/kota, serta optimalisasi cadangan pangan pemerintah daerah guna menjaga pasokan dan keterjangkauan harga.