Jatim Siaga Dampak Geopolitik, Khofifah Ajak Bupati/Wali Kota Susun Strategi

pemerintahan | 27 Maret 2026 10:52

 

 

Khofifah menegaskan, kunci menghadapi tantangan global adalah sinergi seluruh pemangku kepentingan.

 

“Saya meyakini dengan sinergi yang kuat, Jawa Timur tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat mengambil peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” katanya.

 

Sementara itu, Susiwijono Moegiarso menyampaikan bahwa dinamika global berdampak pada seluruh negara, termasuk Indonesia. Namun struktur ekonomi nasional yang ditopang konsumsi domestik membuat dampaknya relatif lebih terkendali, khususnya di Jawa Timur.

 

Ia menambahkan, dominasi konsumsi rumah tangga dalam struktur PDB menjadi faktor penting yang menjaga resiliensi ekonomi, meskipun sektor unggulan tetap berpotensi terdampak lebih cepat.

 

Selain itu, ia menyoroti tantangan longstanding structural distortion (LSD) yang masih menjadi kendala investasi, serta dilema kebijakan efisiensi yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi.

 

Terkait Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT), pemerintah pusat membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang lebih adil dan proporsional.

 

“Dengan struktur ekonomi yang ditopang konsumsi domestik, kita masih cukup resilien. Namun sektor unggulan bisa terdampak lebih cepat, LSD juga masih menjadi tantangan, dan untuk DBHCHT kami terbuka berdiskusi mencari solusi yang lebih proporsional,” pungkasnya. (ivan)