Kemarau 2026 Mengancam, BPBD Jatim Perkuat Siaga Kekeringan

pemerintahan | 10 April 2026 12:02

Kemarau 2026 Mengancam, BPBD Jatim Perkuat Siaga Kekeringan
Dok bpbd jatim

Berita ini disuport oleh BPBD Jawa Timur


SURABAYA, PustakaJC.co - Ancaman kekeringan mulai membayangi Jawa Timur seiring masuknya musim kemarau 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur pun langsung memperkuat kesiapsiagaan, dengan fokus utama menjaga pasokan air sekaligus melindungi sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.


Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa penanganan kekeringan tidak hanya sebatas respons bencana, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan. Wilayah lumbung padi menjadi prioritas mitigasi karena perannya yang strategis dalam menopang kebutuhan beras nasional.


Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa pemetaan daerah rawan kekeringan telah dilakukan secara menyeluruh. Sejumlah wilayah dengan kontribusi tinggi terhadap produksi padi menjadi perhatian utama dalam langkah antisipasi pemerintah daerah.