Kemarau 2026 Mengancam, BPBD Jatim Perkuat Siaga Kekeringan

pemerintahan | 10 April 2026 12:02


Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menegaskan bahwa seluruh wilayah di Jawa Timur memiliki potensi kekeringan dengan tingkat kerentanan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kesiapan distribusi air bersih menjadi langkah utama yang disiapkan.


“BPBD siap mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak. Kami juga menyiapkan pengeboran sumur serta pompa air sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.


Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Jawa Timur telah dimulai sejak April dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Bahkan, sejumlah wilayah diprediksi mengalami kekeringan lebih awal mulai Juni, terutama daerah dengan curah hujan rendah.