Melalui penyelenggaraan pasar murah, Pemprov Jatim juga berharap stabilitas harga kebutuhan pokok dan laju inflasi di daerah tetap terjaga.
“Berikutnya, tentu harapan kita inflasi ini terus bisa kita kendalikan,” pungkas Khofifah.
Pada Pasar Murah ke-89 tersebut, total transaksi mencapai Rp66.883.000. Nilai tersebut terdiri atas transaksi bahan pokok sebesar Rp63.010.000 dan transaksi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp3.873.000.
Antusiasme masyarakat terlihat dari habisnya sejumlah komoditas yang dijual, di antaranya beras SPHP, beras premium, gula, Minyakita, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, tepung, cabai rawit merah, serta cabai merah besar. Sementara itu, penjualan daging ayam ras mencapai 124 kilogramdari total stok 130 kilogram. (ivan)