Khofifah Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Grahadi

pemerintahan | 18 Agustus 2026 08:05

Khofifah Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Grahadi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, (17/8/2026). (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, (17/8/2026).

 

Upacara berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Selain prosesi kenegaraan, rangkaian kegiatan juga diisi sejumlah pertunjukan seni dan kreativitas generasi muda Jawa Timur. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (18/8/2026).

 

Salah satu penampilan utama yakni tari kolosal Reyog Kyai Lodra yang melibatkan 155 orang. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari persembahan seni budaya Jawa Timur untuk memeriahkan momentum peringatan kemerdekaan.

 

Reyog Kyai Lodra merupakan kelompok seni binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang sebelumnya berhasil meraih predikat Juara Umum sekaligus Penyaji Terbaik Pertama pada Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI Tahun 2026.

 

Sutradara Reyog Kyai Lodra, Dhimas Respati, mengatakan tari kolosal tersebut mengangkat tema kedaulatan pangan.

 

“Lewat tema ini, kami ingin menyampaikan melalui seni bahwa pangan merupakan bagian vital dari kedaulatan bangsa,” ujarnya.

 

 

Selain Reyog, kemeriahan upacara turut diramaikan Marching Band Bhahana Swara Sangkakala Bhawana dari SMA Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang.

 

Marching band tersebut melibatkan 113 orang. Penampilan para pelajar itu membawa semangat generasi muda sekaligus menunjukkan potensi seni, kedisiplinan, dan kreativitas pelajar Jawa Timur.

 

Suasana semakin meriah dengan penampilan siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi yang berkolaborasi bersama paduan suara gabungan mahasiswa dan siswa.

 

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bagian yang menonjol dalam rangkaian acara karena mempertemukan pelajar dengan generasi muda dari berbagai institusi pendidikan melalui seni musik dan vokal.

 

Kehadiran Sekolah Rakyat Banyuwangi juga memberikan warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Para siswi mendapat kesempatan tampil di hadapan para undangan dan peserta upacara dalam momentum penting tingkat Provinsi Jawa Timur.

 

 

Rangkaian upacara juga diwarnai pemberian penghargaan pakaian terunik. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada peserta yang dinilai memiliki penampilan paling unik dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

 

Beragam penampilan tersebut melengkapi prosesi Penurunan Bendera Merah Putih yang menjadi puncak rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada sore hari.

 

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari pelestarian seni tradisi melalui Reyog, kreativitas musik marching band, hingga kolaborasi generasi muda dalam paduan suara.

 

Peringatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda Jawa Timur untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya serta bangsa.

 

Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi bagian dari refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus mengisi kemerdekaan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (ivan)