Pemkot Surabaya Menata Hunian Warga dari Rutilahu hingga Rusunami

pemerintahan | 01 September 2026 08:24

Pemkot Surabaya Menata Hunian Warga dari Rutilahu hingga Rusunami
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (depan) mengecek kondisi dinding Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Kota Surabaya terus memperluas akses hunian layak bagi masyarakat melalui berbagai program, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) hingga penyiapan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).

 

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menghadapi persoalan hunian di tengah pertumbuhan kota, keterbatasan lahan, serta tingginya harga properti. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (1/9/2026).

 

Pemkot Surabaya tidak hanya berfokus memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak layak, tetapi juga mulai menyiapkan skema kepemilikan hunian bagi masyarakat, khususnya keluarga muda dan generasi muda.

 

Program Rutilahu menjadi salah satu instrumen yang terus dijalankan. Pada 2026, masih terdapat ribuan rumah yang membutuhkan penanganan. Perbaikan dilakukan melalui kombinasi pembiayaan APBD, dukungan non-APBD, pemerintah pusat, dunia usaha, lembaga sosial, serta partisipasi masyarakat.

 

Kolaborasi tersebut diperlukan karena persoalan hunian tidak dapat diselesaikan hanya mengandalkan satu sumber anggaran.