Pemkot Surabaya Menata Hunian Warga dari Rutilahu hingga Rusunami

pemerintahan | 01 September 2026 08:24

 

Siapkan Rusunami

 

Selain Rutilahu, Pemkot Surabaya menyiapkan Rusunami sebagai alternatif bagi masyarakat yang belum memiliki rumah.

 

Program tersebut diarahkan terutama untuk pasangan muda dan generasi Z yang menghadapi tantangan kepemilikan rumah akibat harga properti dan keterbatasan lahan di perkotaan.

 

Rencana awal pembangunan Rusunami berada di tiga lokasi, yakni Tambak Wedi, Rungkut, dan Ngagel.

 

Berbeda dengan konsep rumah susun sewa, Rusunami diarahkan sebagai hunian yang dapat dimiliki masyarakat. Setiap unit juga dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga, termasuk penyediaan dua kamar tidur.

 

Pemkot Surabaya menargetkan harga Rusunami berada di bawah Rp500 juta. Sejumlah unit bahkan diproyeksikan berada pada kisaran Rp100 juta hingga Rp200 juta, tergantung tipe dan lokasi.

 

Meski demikian, perhitungan harga dan skema pembangunan masih terus dimatangkan.

 

Kebijakan tersebut menjadi penting karena kebutuhan rumah di perkotaan tidak hanya menyangkut ketersediaan unit, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk membelinya.